Jumat, 22 Mei 2009

WERA BUKA WORK SHOP PENANGGULANGAN MALARIA


Waigete_ Wakil Bupati Sikka, dr. Wera Damianus, MM. pada jumad (16/05/09) secara resmi membuka kegitaan work shop dalam rangka mencegah dan menanggulangi penularan penyakit malaria di desa Wairterang, Nangatobong, dan desa Egon, kecamatan waigete, yang berlangsung di Aula Kantor camat Waigete. Kegiatan Workshop tersebut atas hasil kerja sama Yayasan Bangun Indonesia, LSM Lokal- Mitra CCF Klaster Sikka, pemerintah Jepang dan pemerintah Kabupaten Sikka.

Kegiatan Workhsop tersebut membahas berbagai persoalan termasuk, mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pada kegiatan yang sementara berjalan, ketersediaan kader, peralatan, dan sebagainya dalam mencegah dan mengatasi penyakit malaria baik di tingkat desa maupun posyandu.

Tujuan diselenggarakan kegiatan tersebut adalah untuk memperoleh informasi tentang masalah-masalah terjadinya penularan malaria, mengidentifikasi sebab-sebab penularan malaria serta mengumpulkan saran-saran bagaimana mengatasi dan mencegah timbulnya masalah malaria yang lebih luas.

Wera Damianus dalam arahannya mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kabupaten sikka, khususnya masyarakat Waigete. Kecamatan Waigete dapat di jadikan sampel untuk lokasi workshop, karena Waigete wilayah yang di anggap rawan terhadap penularan penyakit malaria, dan tinggi prosentase penularan penyakit malaria.

Dikatakannya “kabupaten Sikka merupakan kabupaten yang rawan terhadap bahaya malaria untuk itu harus ada tekad, kamauan dan kesadaran yang kuat dari masyarakat untuk mengatasi bahaya malaria ini,” disamping itu pula harus ada sosialisai yang baik dari berbagai pihak sehingga masyarakat dapat memahami dan mengerti tentang kegunaan dan fungsi dari kelambu dalam pencegahan terhadap bahaya Malaria.” Lanjut Damianus

Damianus mengharapkan, kepada peserta workshop dapat mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya dan manfaatkan kesempatan dengan penuh rasa tanggung jawab, sehingga dapat menindaklanjuti kepada masyarakat yang tidak sempat mengikuti kegiatan hari ini.

Pada kesempatan itu pula Camat Waigete Agustinus Akar S.Sos disela-sela kegiatan work shop juga mengharapkan kesadaran masyarakat untuk mengikuti kegiatan dan menindaklanjutinya sehingga proses penyebarannya dapat dicegah sedini mungkin,
Agustinus juga berharap kerjasama dan bantuan dari berbagai pihak dalam dalam membantu mengatasi bahaya malaria

Hadir pada kesempatan itu, ketua yayasan Bangun Indosesia, dr. Sumengen Sutomo, M.Ph, koordinator mitra CCF klaster Sikka Herman da Gomez, kepala bagaian Humas Markus Welung, BA., camat Waigete, Agustinus Akar, S. Sos. Perwakilan Dinas kesehatan Kabupaten Sikka dan para peserta Work shop. (nathan)

30 ANGGOTA DEWAN SIKKA DIUMUMKAN


Maumere, _ Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sikka di Aula Mapolres Sikka, Sabtu (17/05/2009). Telah menetapkan jumlah kursi partai politik yang memenangkan pemilihan umum legislative dan menetapkan 30 calon anggota dewan terpilih yang akan menduduki kursi legislative untuk periode 2009 – 2014.
Penetapan anggota dewan terpilih dan jumlah kursi dari masing – masing parpol ini dipimpin langsung Ketua KPU Sikka Albertus Ben Bao,S.Sos. didampingi Alfons Hilarius Ase, Ricky M. Parera, Theresia Dua Nurak dan Valentinus. Dan dihadiri Wakil Bupati Sikka dr. Wera Damianus MM, Kajari Sikka Acep Sudarman, Wakapolres Sikka Kompol Noveriko A. Siregar, Perwakilan Jajaran Muspida dan Ketua Panwaslu Kabupaten Sikka Alfons G. Sero.
Adapaun 30 caleg pemenang Pemilu Lagislatif yang telah ditetapkan KPU Sikka adalah lima dari Partai Golongan Karya atas nama ; Rafael Raga, Gorgonius Nong Bapa, Paulina Yeni Kabupung, Petrus Ware dan Landoaldus Mekeng.
Dari PDI Perjuangan terdapat empat orang yakni ; Darius Efensius, Alexander Longginus, Yohanis Welly Pega, dan Patrisius Paskalis. Tiga orang dari Partai Demokrat, masing – masing ; Petrus Jelalu, Marsel Isak, dan Feliks Wodon. Dari Partai Gerindra Paolus Nong Susar, Hubert Moni, dan Fransiskus Stevanus.
Sementara itu PDP adalah Ambrosius Dan dan Simon Subandi. Serta dari Partai Karya Perjuangan Galdimus Edisius Dore dan Sunardin.
Sedang partai lainnya yang memperolah satu kursi : Marsel Sawa (Hanura), Robert E. Pelang (PPRN), Agus Pora (PKDI), Markus Melo (PPIB), Suaib (PKS), Yohanes A. Sem (PKB), Boy (PBB). Siflan Angi (Merdeka), Ni Made G. Tirta (PKPB), Alfridus M. Aeng (PPD) dan Fransiskus R. Sinde (PAN). (teamhumas)

BUPATI SIKKA DATANGI SMPN 3


Maumere_ Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang bersama Wakil Bupati Sikka dr. Wera Damianus MM, Selasa (19/05/2009) belum lama ini mendatangi SMP Negeri 3 Maumere di Nanghure Kelurahan Wuring Kecamatan Alok Barat. Kedatangan kedua pemimpinan kesekolah itu merupakan kunjungan kerja biasa dalam rangka pembinaan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga. Kepada 27 orang guru PNS, 9 orang guru Komite serta pegawai yang hadir, Bupati Sikka Sosimus Mitang menyampaikan bahwa kunjungan dan tatap muka tersebut dilaksanakan demi menjaga kelanggengan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dan keseluruhan manajemen pendidikan dengan sebaik mungkin. Kunjungan ini sekaligus merupakan kesempatan pembinaan bagi para guru dan pegawai yang menjadi salah satu tugas pokok Bupati dan Wakil Bupati.
Menanggapi pemberitaan media cetak yang ada, Sosimus sangat menyayangkan hal itu. Menurutnya, permasalahan yang ada harusnya diselesaikan dengan baik secara internal, baik dalam sekolah maupun dengan aturan birokrasi kepemerintahan dan tidak melibatkan pihak luar yang tidak berkompoten didalam lembagai pendidikan tersebut. Untuk itu, setiap lembaga teknis diharapkan supaya dapat mengatasi berbagai persoalan internal.
“Jika masih ada kendala, barulah berkonsultasi dengan Bupati selaku Pembina dan Kepala Wilayah.”, kata Sosimus.
Ia mencontohkan, Kepala Sekolah dan Bendahara yang secara khusus mendapat kepercayaan dari Bupati dalam melaksanakan tata kelola bidang keuangan. Untuk tugas itu, kata Sosimus, mereka mendapat Surat Keputusan dari Bupati. Kalau dalam perjalanan ada masalah, jangan diekspose keluar tapi berkonsultasilah terlebih dahulu dengan Bupati.
Kepada Kepala Sekolah SMP Negeri 3, Paulus Depa,B.A. serta kepada Jajaran Guru dan Pegawai yang ada di sekolah itu, Bupati Sosimus secara khusus berpesan agar senantiasa menciptakan perekat hubungan antar sesama guru dan pegawai sehingga tidak mudah disusupi isu-isu dari luar yang dapat mengganggu keseimbangan relasi dalam pelaksanaan tugas.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati dr Wera Damianus mengatakan, seorang guru itu laksana obor yang menerangi para siswa dan masyarakat. Jagalah jangan sampai kehabisan minyak atau sebaliknya janganlah menyala berlebihan sehingga orang lain kepansan atau terbakar. Wera Damianus juga meminta agar para guru senantiasa mengenakan uniform nasional untuk menampakkan kebesarannya sebagai pendidik. (el/nathan)

Rabu, 13 Mei 2009

KETRAMPILAN BEKAL MASA DEPAN




Maumere, _ Memberdayakan manusia dengan meningkatkan mutu kreatifitas dalam rangka peningkatan ekonomi keluarga.. Demikianlan himbauan Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang dalam acara penutupan Kursus Ketrampilan Remaja Putri Paroki Habi, Jum ad (08/05/2009) di Aula Paroki Habi, Desa Habi, Kecamatan Kangae.

Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan wanita, TP PKK Kabupaten Sikka dalam hal ini kelompok kerja 3 telah menyelenggarakan kursus ketrampilan wanita di Paroki Habi selama kurun waktu 3 bulan yang dimulai sejak bulan frebuari 2009.


Rangkaian Kegiatan Kursus ketrampilan Wanita yang dilaksanakan selama 3 bulan ini, mencakup kegiatan keterampilan menjahit, kegiatan memasak dan ketrampilan Praktis. Peseta yang mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 39 orang yang dibagi dalam 5 Kelompok dengan 3 kelompok yang mengikuti kursus menjahit dan 2 kelompok mengikuti kursus memasak.

Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang dalam arahanya mengatakan dengan diadakannya kegiatan ini maka dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja putri agar dapat memberdayakan dirinya sendiri di masa depan.

Dikatakannya dengan adanya keahlian atau kreatifitas yang dimiliki oleh para peserta kursus maka dapat meningkatkan perekonomian keluarga dalam hal ini dapat menanggulangi masalah biaya kesehatan dan pendidikan.

Untuk itu kepada PKK dan Dinas terkait agar selalu melakukan monitoring kepada seluruh anggota kelompok yang sudah megikuti kursus agar dapat terus mengembangkan ilmu yang telah diperoleh.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Bupati Sikka dr. Wera Damianus MM,. untuk lebih kreatif dalam mengelola bahan makanan lokal menjadi berbagai jenis makanan yang mempunyai nilai gizi yang tinggi dan dapat dikonsumsi oleh seluruh masyarakat.

Disamping itu Wakil Bupati juga menghimbau untuk rajinlah menanam dan tanaman yang akan ditanam harus disesuaikan dengan kondisi daerah dan kondisi tanah sehingga hasilnya bagus dan mempunyai nilai jual yang bagus.

Dalam kesempatan itu Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang juga menyerahkan Bantuan berupa mesin jahit sebanyak 3 unit kepada 3 kelompok kursus dan 2 paket bantuan alat masak kepada 2 kelompok memasak.

Penyerahan Bantuan tersebut disaksikan oleh wakil Bupati Sikka dr. Wera Damianus MM, Ketua Tim Penggerak PKK Ny. Firmina sedo Mitang, Ketua Panitia Ny. Reneldis Paji Wera, Pastor Paroki Habi Romo Arkadius dosando Pr, Kepala Badan ketahanan Pangan, Kepala BPMD, Kepala dinas Pariwisata dan kepala desa Habi. ( Jonathan )

PATER YOSEPH SUBAN HAYON TUTUP USIA




Maumere_ Keuskupan Agung Ende dan Keuskupan Maumere kembali kehilangan putra terbaik, penulis buku dan Rektor Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero Nita. Pater Yosep Suban Hayon SVD, Jum ad (08/05/2009) lalu sekitar pukul 05.30 pagi menghembuskan nafas terakhir di RS St.Elisabeth Bekasi Jakarta.
Menurut Wakil Rektor Seminari Tinggi Ledalero, P. Leo Kleden SVD, Almarhum P. Yosep Suban Hayon SVD, meninggal setelah menderita sakit. Dikatakan P. Leo Kleden Dewan Rumah Seminari Tinggi Ledalero pada awal Januari 2008 pernah meminta agar Pater Yosep memeriksakan kesehatannya karena saat itu kondisi kesehatan Pater Yosep mulai menurun. Namun, Pater Yosep selalu menolaknya dengan alasan masih banyak tugas baik sebagai Rektor maupun sebagai imam.
Kepergian Sang Penulis Karya Ilmiah: Manusia dan Manusia. P. Yosep Suban Hayon adalah akibat sudah tidak berfungsinya pankreas sehingga berpengaruh pada fungsi hati dan lambung, sehingga terjadi peningkatan gula pada darah. Dan sejak akhir bulan April 2009, Pater Yosep mengalami sesak nafas dan harus menggunakan oksigen hingga menghembuskan nafas terakhir.
Almarhum P. Yosep Suban Hayon SVD dibawa dari Jakarta ke Maumere menggunakan Pesawat Merpati, Sabtu (09/05/2009). Almarhum diterima Gubernur NTT Frans Lebu Raya, Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang, Ketua DPRD Sikka Drs. A.M. Keupung, Jajaran Muspida Kabupaten Sikka, Para Biarawan / wati, keluarga dan masyarakat Kabupaten Sikka.
Almarhum dimakamkan di Pekuburan Seminari Tinggi Ledalero, Minggu (10/05/2009). Pemakaman P. Yosep Suban Hayon SVD diawali dengan Perayaan Ekaristi di Kapela Agung Seminari Tinggi Ledalero. Misa Konselebran ini dipimpin P. Amatus Woi SVD yang dihadiri ribuan umat, baik dari Maumere, Flores Timur, Ende dan Bajawa.
Turut hadir pada acara pemakaman tersebut, Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang bersama Ny. Firmina Sedo Mitang, Ketua DPRD Sikka Drs. A.M. Keupung, Wakil Ketua DPRD Sikka E.P. da Gomez, Mantan Bupati Sikka Drs. Daniel Woda Palle, Drs. Alexander Longginus dan Mantan Wakil Bupati Sikka Drs. Yopseh Ansar Rera, Wakil Bupati Flores Timur Yosni Herin, Muspida Sikka, Keluarga, biarawan / wati dan umat.
Sampaikan Tiga Pesan Terakhir
Pater Amatus Woi SVD, dalam sambutannya usai memimpin misa sebelum pemakaman Pater Yosep Suban Hayon SVD, Minggu (10/05/2009) mengatakan beberapa hari sebelum menghembuskan nafas terakhir, P. Yosep menyampaikan tiga pesan, sebagai pesan terakhir.
Kepada P. Amatus Woi SVD, Pater Yosep berpesan terima kasih, ke depan jalan baik dan jaga kesatuan. Sebelum menyampaikan pesan terakhirnya, P Amatus Woi SVD kepada Pater Yosep juga menyampaikan terima kasih kepada almarhum atas segala pengabdiannya dan kepada Pater Yosep, Pater Amatus Woi juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan terhadap Pater Yosep dan berjanji akan tetap mengenang Pater Yosep.
Sementara itu, Pater Leo Kleden juga bercerita kalau selama dalam situasi kritis. Pater Yosep juga pernah meminta menyanyikan lagi Ina Maria. Sehingga untuk mengenang almarhum pada saat pemakaman Pater Yosep, lagu Ina Maria dinyanyikan oleh para biarawan / wati, keluarga dan umat yang hadir. Sebelum ada upacara adat Solor Flores Timur untuk melepas kepergian, sebelum dimakamkannya Pater Yosep Suban Hayon SVD. (johnoriwis)

PENDIDIKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

Maumere_ Pendidikan Sains, Teknologi dan Seni Menjamin Pembangunan Berkelanjutan dan Meningkatkan Daya Saing Bangsa. Demikianlah thema dari Hari Pendidikan Nasional Tahun 2009 yang diperingati dengan upacara Apel yang dilaksanakan Senin (04/05/2009) di halaman Kantor Bupati Sikka jalan Eltari Maumere.

Upacara Apel dalam rangka memperingati hari Pendidikan Nasional ini, dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sikka dr. Wera Damianus MM selaku Inspektur Upacara, dengan Pemimpin upacara Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah (PLS) Dinas PPO kabupaten Sikka Aloysius Ngari.

Wakil Bupati Sikka dr. Wera Damianus MM, dalam arahannya mengatakan ”Pendidikan Sains, Teknologi dan Seni Menjamin Pembangunan Berkelanjutan dan Meningkatkan Daya Saing Bangsa. Thema ini mengacu kepada Spirit yang tertuang dalam Renstra Depdiknas tahun 2005 – 2009 yang menetapkan visi dan misi pendidikan nasional yaitu mewujudkan pendidikan yang mampu membangun insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif, yang berkeadilan, bermutu, relevan dengan kebutuhan masyarakat local dan global dan secara khusus bertujuan untuk memupuk dan menanamkan rasa persatuan dan kesatuan, kebangsaan dan patriotisme serta cinta tanah air di kalangan warga bangsa, untuk mewujudkan kesadaran bermasyarakat dan bernegara serta meningkatkan komitmen untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas, baik kualitas ilmu pengetahuan dan ketrampilan maupun kualitas kesehatan dan moral”.

Dikatakannya ”visi pendidikan nasional yang sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Sikka yaitu terwujudnya masyarakat kabupaten Sikka yang bersatu, berkeadilan, sehat, cerdas dan bermartabat dengan berbasis pada latar belakang sejarah dan budaya melalui system pemerintahan yang baik dan bersih yang dilengkapi dengan salah satu misinya yaitu meningkatkan mutu sumber daya manusia dan lingkungan dalam upaya mencapai derajat kesehatan dan tingkatkan pendidikan melalui pelayanan kesehatan serta pendidikan formal dan non formal yang bermutu, dalam pelaksanaannya telah menunjukan banyak kemajuan. Untuk itu kita harus bekerja keras untuk membnagun pendidikan di kabupaten Sikka ini dalam rangka peningkatan mutu pemerataan pendidikan melalui berbagai terobosan kebijakan guna menjawab berbagai kekurangan dan tantangan yang dihadapi”.

Dalam mewujudkan visi pendidikan Nasional dan khususnya visi pembangunan Kabupaten Sikka Damianus mengajak seluruh warga masyarakat Kabupaten Sikka khususnya jajaran pendidikan Kanupaten Sikka untuk bersama – sama bahu membahu, bergandengan tangan membagi peran untuk membangun pendidikan di Nian Sikka tercinta ini.

Hadir dalam Upacara tersebut Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang, Ketua DPRD Sikka Drs. A.M. Keupung, Sekretaris Daerah Drs. Sabinus Nabu, Jajaran Muspida, Para Asisten, para Staf Ahli Bupati, Para kepala Badan/Dinas/Bagian/Unit satuan kerja Pemda Sikka serta para Siswa-Siswi SD, SMP dan SMA.


Bupati Sikka Serahkan Sertifikat Profesi Pendidikan

Sebanyak 71 tenaga pendidik di Wilayah Kabupaten Sikka pagi tadi, memperoleh Sertifikat Profesi Pendidikan yang diserahkan langsung Oleh Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang, usai Upacara Apel peringatan hari pendidikan Nasional.

Sebelum meyerahkan sertifikat profesi pendidikan kepada 71 tenaga pendidik Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang menghimbau kepada para guru diseluruh wilayah Kabupaten Sikka untuk lebih meningkatkan SDM para peserta didik sehingga target kelulusan untuk tahun 2009 ini dapat lebih ditingkatkan.

Penyerahan sertifikat profesi pendidikan kepada 71 tenaga pendidik ini disaksikan oleh Wakil Bupati Sikka dr. Wera Damianus MM, Ketua DPRD Sikka Drs. A.M. Keupung, Sekretaris Daerah Drs. Sabinus Nabu dan jajaran Muspida

Penyerahan sertifikat profesi pendidikan kepada 71 tenaga pendidik ini dengan kualifikasi untuk guru SD yang berstatus PNS sebanyak 3 orang. Untuk guru SMP yang berstatus PNS sebanyak 27 orang dan yang Non PNS sebanyak 6 orang. Untuk guru SMA yang berstatus PNS 8 orang dan yang Non PNS sebanyak 6 orang sedangkan untuk guru SMK yang berstatsus PNS sebanyak 19 orang dan yang Non PNS sebanyak 3 orang (jonathan)

Kamis, 07 Mei 2009

KEAMANAN TANGGUNG JAWAB KITA SEMUA


Maumere,_ Masalah kemanan merupakan tanggung jawab semua pihak yang ada di NTT, maka semua pihak yang ada diharapkan untuk terlibat dalam mencegah dan mengatasi berbagai gangguan keamanan dan konflik yang ada.
Demikian ini sampaikan Gubernur Nusa Tenggara Timur Drs. Frans Lebu Raya, dalam sambutannya yang dibacakan Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang, ketika membuka Kegiatan Peningkatan Kerja Sama Dengan Aparat Keamanan dan Teknik Pencegahan Kejahatan Tingkat Propinsi Nusa Tenggara Timur Tahun Anggaran 2009, di Aula Hotel Mai Wali Jl. Don Thomas. Kamis (07/05/2009)
Masalah gangguan kemanan merupakan masalah serius yang harus kita cegah dan kita tanggulangi bersama. Jelas Lebu Raya.
Karena dampak dari gangguan keamanan akan ikut memberi pengaruh kepada bidang – bidang kehidupan lainnya yang ada di tengah kehidupan masyarakat. Kejahatan juga merupakan produk dari kehidupan sosial masyarakat, untuk itu masyarakat harus terus mendapat pembinaan kesadaraan.
Pencegahan terhadap gangguan keamanan supaya dilaksanakan dengan berbagai kebijakan yang ada, secara tegas dan menyeluruh. Dan hendaknya kegiatan ini mampu memunculkan strategi pokok dalam upaya pencegahan gangguan terhadap keamanan.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat Propinsi NTT, Drs. M.P. Florianus dalam laporannya yang disampaikan Kepala Bidang Fasilitas Politik dan Kajian Masalah Strategis Kesbangpol dan Linmas Propinsi NTT Drs. Adi Mandala. Mengatakan tujuan penyelenggaraan kegiatan Peningkatan Kerja Sama Dengan Aparat Keamanan dan Teknik Pencegahan Kejahatan Tingkat Propinsi Nusa Tenggara Timur Tahun Anggaran 2009, adalah untuk memfasulitasi komponen strategis masyarakat dan aparatur pemerintah dalam menggali kearifan – kearifan lokal, memberdayakan peran dan tanggung jawab serta menyatukan konsep pemikiran sehingga mampu mengindentifikasi permasalahan – permasalahan yang dihadapi di daerah dan secara bersama – sama menemukan dan mengemukakan solusi pemecahannya.
Terwujudnya keterpaduan dan keserasian penyelesaian dan penanganan konflik di daerah. Serta memantapkan pemerintah dan komponen strategis masyarakat dalam rangka memanage gejolak dan konflik sosial di daerah masing – masing.
Kegiatan ini di ikuti para Kapala Badan, Kantor Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Kota se NTT, Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Unsur Aparat Keamanan yang ada di Kabupaten Sikka. Dan akan berlangsung hingga Jum ad (08/05/2009).Hadir pada pembukaan kegiatan Peningkatan Kerja Sama Dengan Aparat Keamanan dan Teknik Pencegahan Kejahatan Tingkat Propinsi Nusa Tenggara Timur Tahun Anggaran 2009 tersebut, Jajaran Muspida Sikka dan Undangan lainnya. (JOHNORIWIS)

Sabtu, 02 Mei 2009

SEKDA LANTIK 189 PNS PEJABAT ESELON III DAN IV


Maumere, Sekretaris Daerah Kabupaten Sikka Drs. Sabinus Nabu atas nama Bupati Sikka Drs. Sosimus Mitang mengammbil sumpah dan melantik 189 pegawai lingkup Pemda Sikka untuk mendudukui jabatan eselon III dan IV. Acara pengambilan sumpah dan pelantikan berlangsusng di aula Setda Sikka pada Jumad (1/5) baru lalu. Hadir pada kesempatan tersebut para staf ahli, pimpinan dinas / instansi lingkup pemkab sikka serta undangan lainnya.
Sekertaris Daerah Kabupaten Sikka Drs. Sabinus Nabu dalam sambutannya antara lain menandaskan bahwa acara pengambilan sumpah dan pelantikan yang dialami oleh seorang PNS, merupakan pendelegasian tugas dan tanggung jawab sesuai dengan bidang tugasnya. Oleh sebab itu hendaknya seorang PNS menunjukan kinereja yang baik, professional dan memegang teguh etika birokrasi dalam memberikan pelayanan yang sesuai dengan tiingkat kebutuhan dan kepuasan masyarakat.
Dikatakan Sekertaris Daerah Drs. Sabinus Nabu, untuk menjadi seorang birokrat serta pemimpin yang professional maka kulalitas SDM aparatur dituntut memiliki empat karekteristik antara lain kompetensi yang memadai, komitmen pada organisasi, selalu bertindak fektif dan selalu bertindak selaras antara tujuan pribadinya dengan tujuan oraganisasi. Lebih dari itu menurut Sabinus Nabu, acara pelantikan hari ini merupakan implementasi dari lahirnya peratuaran pemerintah nomor 41 tahun 2007 tentang pedoman organisasi perangkat daerah dan permendagri nomor 57 tahun 2007 sebagai penjabaran peraturan pemerintah tersebut.
Kepada paraPNS eselon III dan IV yang baru dilantik mantan Kepala Bappeda kabupaten Sikka ini mengharapkan agr selalau menghayati makan pemerintahan yang menopang fungsi hakiki yakni pelayanan, pemberdayaan dan pembangunan sebagai etika dasar penyelenggaran tugas dan tanggung jawab kepemerintahan. Para pejabat eselon IV yang dilantik hari ini ada yang mengalami pergesaran tempat tugas serta promosi jabatan yang akan menemp[ati pos baru di kecamatan serta kelurahan serta kantor / unit / bagian lingkup pemkab sikka. Pelantikan selon III dan IV lingkup pemkab Sikka oleh Sekretaris Daerah berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sikka BKD. 821.23.24 / 36 / 2009 –D. (Polihumassikka)